Mengapa?
Hujan terjatuh bersamaan dengan harapanku. Terhempas hingga tak bersisa lagi.
Sulitkah memberi jawaban 'karena' untuk setiap 'mengapa' yang berputar-putar dalam benakku?
Tidak bisakah kamu menjelaskan segala tiba-tiba yang kau lakukan? Tiba-tiba datang, tiba-tiba lenyap, semudah itu kah?
Kamu membiasakan aku dengan kehadiranmu, lalu setelah aku terbiasa kamu menghilang begitu saja? Coba kutanya ada tujuan apa dibalik semua ini?
Jika memang hanya niat mempermainkan, mengapa kamu harus berjuang sekeras itu diawal kehadiranmu? Mengapa kamu selalu berlindung dibalik topeng keseriusanmu itu?
Aku masih di sini, kebingungan dengan semua 'mengapa' yang bertubi-tubi menghantam pikiranku.
Sulitkah memberi jawaban 'karena' untuk setiap 'mengapa' yang berputar-putar dalam benakku?
Tidak bisakah kamu menjelaskan segala tiba-tiba yang kau lakukan? Tiba-tiba datang, tiba-tiba lenyap, semudah itu kah?
Kamu membiasakan aku dengan kehadiranmu, lalu setelah aku terbiasa kamu menghilang begitu saja? Coba kutanya ada tujuan apa dibalik semua ini?
Jika memang hanya niat mempermainkan, mengapa kamu harus berjuang sekeras itu diawal kehadiranmu? Mengapa kamu selalu berlindung dibalik topeng keseriusanmu itu?
Aku masih di sini, kebingungan dengan semua 'mengapa' yang bertubi-tubi menghantam pikiranku.


Comments
Post a Comment