Ironis
Mungkin ekspektasiku terhadap kamu memang terlalu tinggi.
Kamu bilang, apapun itu ceritakanlah padaku.
Tapi kamu?
Bahkan banyak hal yang tidak kutahu.
Kamu hanya menyebut bahwa 'ada hal yang tak perlu kamu tahu'.
Lalu, seiring berjalannya waktu
Kamu menjelma menjadi seseorang yang paling tahu segala hal tentang aku dan duniaku.
Namun tetap tak mengerti.
Atau memang tak mau mengerti?
Dan aku, masih menjadi seseorang yang tak tahu apa-apa tentang kamu, tentang duniamu.
Selucu itu. Ironis.
Kamu bilang, apapun itu ceritakanlah padaku.
Tapi kamu?
Bahkan banyak hal yang tidak kutahu.
Kamu hanya menyebut bahwa 'ada hal yang tak perlu kamu tahu'.
Lalu, seiring berjalannya waktu
Kamu menjelma menjadi seseorang yang paling tahu segala hal tentang aku dan duniaku.
Namun tetap tak mengerti.
Atau memang tak mau mengerti?
Dan aku, masih menjadi seseorang yang tak tahu apa-apa tentang kamu, tentang duniamu.
Selucu itu. Ironis.


Comments
Post a Comment