Kita, Rindu, dan Keadaan.


                Karena sesungguhnya dibalik “aku kangen kamu” ada penantian & harapan pada sebuah pertemuan. Bahkan ketika 3 kata itu seing kali diucapkan, nyatanya tersimpan setitik rasa lelah untuk terus menanti saat bertatap muka. Seperti apa yang kurasakan sekarang. Kata “rindu kamu” yang kau katakan padaku memang sedikit menenangkanku, setidaknya kau juga merasakan apa yang kurasakan sehingga rasa rindu & perjuanganku ini tidak sia-sia & bertepuk sebelah tangan. Meskipun tidak sepenuhnya membuatku tenang, karena dengan melihatmu lah aku percaya bahwa kau tak sekedar ilusi untukku, bahwa kau juga menganggapku ada.
                Semua ini memang bukan salahku, bukan juga salahmu, melainkan karena keadaan. Ya, keadaan.. kita. Terlampau banyak perbedaan diantara kita, mulai dari sekolah, banyaknya kesibukanmu dan waktu luangku, bahkan sampai jarak yang selalu menyelimuti kebersamaan kita. Aku dan kamu, 2 manusia yang terpisahkan jarak, yang berusaha menciptakan satu titik temu diantara perbedaan arah tujuan kita.
                Berpuluh hari, telah kita lewati. Ya, tanpa satupun pertemuan. Meskipun kita berada dalam satu kota, bahkan jarak tempuh dari daerahmu ke daerahkupun takkan sampai 30 menit :') Kita sama-sama berhasil untuk bertahan pada sebuah penantian, pertemuan. Namun, keadaan tak jua menyerah untuk memberi kita satu titik temu.
                Aku lelah, aku khawatir, aku takut, namun kau terus meyakinkanku. Sejujurnya rasa takutku kini semakin menebal, seiring dengan pertemuan kita yang tak kunjung tercipta. Tapi aku tetap yakin, pertemuan itu pasti ada, seperti yang kau katakan untuk menenangkanku.
                Malam ini, Lagu Rindu-nya Kerispatih kembali mengingatkanku padamu. Kau mengirim satu pesan singkat untukku, berisi “Lagu rindu-kerispatih”, tepat saat aku sedang mendengarkan lagu itu, begitu juga denganmu. Kebetulan yang sangat menyenangkan :)
                Lagu favoritku itu terus terputar diantara ratusan lagu dihapeku. Membuat rindu ini semakin berkecamuk menyiksa hati & pikiranku. Aku rindu senyummu, aku rindu perlakuan jahilmu padaku, aku rindu ketika kau menggodaku dengan tatapan hangatmu, aku rindu ketika kau menungguku sampai aku datang menghampirimu, aku rindu saat kita menikmati udara sepanjang perjalanan kita. Ah, ternyata banyak sekali hal yang aku rindukan darimu, dari kebersamaan kita.
                Mungkin, aku sudah terlalu sering merindukanmu... Dan malam ini adalah puncaknya. Aku rindu kamu, aku rindu pertemuan kita :(
Semoga keadaan lebih cepat berpihak pada kita, semoga keadaan memberi kita kesempatan untuk sekedar bertatap dan bertukar senyuman.

Comments

Popular Posts