Surat Kecil
Tuhan...
Tegur dan ingatkan aku jika suatu saat nanti aku mengharapkan dia lagi.
Saat ini, besok, dan nanti aku berjanji pada diriku sendiri untuk
tidak lagi mengharapkan, apalagi memperjuangkan laki-laki seperti dia.
Aku tak mau menyia-nyiakan masa mudaku hanya dengan menangisi perbuatannya.
Tuhan...
Titipkan hatiku pada seseorang yang pantas dan bisa menjaganya.
Aku lelah hatiku dihancurkan berkali-kali oleh laki-laki yang sama.
Untuk kamu,
Terima kasih sudah memberikanku pelangi dan badai dalam waktu bersamaan.
Sekarang aku mengerti, perasaanmu hanyalah ilusi seperti pelangi. Indah memang, namun nyaris tidak nyata.
Dan akhirnya badai membangunkanku agar mataku tak lagi tertuju padamu, berhenti melihat ilusimu.
Dan kamu tahu? Setelah aku berhenti melihat ilusimu, aku menemukan hal yang jauh lebih indah, lebih membahagiakan, lebih nyata dari itu.
Untuk Mama,
Ma, laki-laki itu menyakitiku berulang kali.
Maaf, Ma, tapi aku berhenti memperjuangkan dia yang mama percayai. Semoga kelak, laki-laki yang mama percayai bisa Tuhan percaya pula untuk menjaga hatiku.
Tegur dan ingatkan aku jika suatu saat nanti aku mengharapkan dia lagi.
Saat ini, besok, dan nanti aku berjanji pada diriku sendiri untuk
tidak lagi mengharapkan, apalagi memperjuangkan laki-laki seperti dia.
Aku tak mau menyia-nyiakan masa mudaku hanya dengan menangisi perbuatannya.
Tuhan...
Titipkan hatiku pada seseorang yang pantas dan bisa menjaganya.
Aku lelah hatiku dihancurkan berkali-kali oleh laki-laki yang sama.
Untuk kamu,
Terima kasih sudah memberikanku pelangi dan badai dalam waktu bersamaan.
Sekarang aku mengerti, perasaanmu hanyalah ilusi seperti pelangi. Indah memang, namun nyaris tidak nyata.
Dan akhirnya badai membangunkanku agar mataku tak lagi tertuju padamu, berhenti melihat ilusimu.
Dan kamu tahu? Setelah aku berhenti melihat ilusimu, aku menemukan hal yang jauh lebih indah, lebih membahagiakan, lebih nyata dari itu.
Untuk Mama,
Ma, laki-laki itu menyakitiku berulang kali.
Maaf, Ma, tapi aku berhenti memperjuangkan dia yang mama percayai. Semoga kelak, laki-laki yang mama percayai bisa Tuhan percaya pula untuk menjaga hatiku.


Comments
Post a Comment